banner 728x250

Mahfud MD: Kalau Saya, Pecatin Semua, Evaluasi Menyeluruh Pegawai Lapas

Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD (Foto/Ist

Jakarta, Frekuensi Informasu – Mahfud MD mengusulkan adanya pergantian personel apabila ditemukan persoalan yang serius dan selalu berulang di Lapas. Dia pun mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pegawai lembaga pemasyarakatan (lapas) menyusul temuan dugaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong.

Ia mengatakan, berbagai persoalan di lembaga pemasyarakatan telah berulang sejak lama sehingga diperlukan langkah evaluasi yang lebih menyeluruh.

“Kalau saya sih pecati semua saja. Iya, dipecat, semua ganti,” ujar Mahfud di kanal YouTube Mahfud MD, Rabu (30/9/2026). Ia menilai, penanganan juga perlu melihat pejabat pada jenjang yang lebih tinggi, termasuk pihak yang memiliki kewenangan dalam pengawasan lapas.

“Evaluasi, selama ini hanya sampai lapas. Lapas saja tidak lanjut,” ujar Mahfud  seraya menyebut, padahal, persoalan di lapas bukan masalah baru.

“Karena sudah sejak dulu berkali-kali terjadi dan tidak sembuh-sembuh, dan ini saya yakin di tempat lain masih banyak lho yang begitu-begitu tuh,” jelasnya.

Temuan fasilitas mewah Sebelumnya, Inspeksi mendadak Ombudsman mengungkap sejumlah fasilitas mewah yang ada di balik jeruji Lapas Kelas IIA Cibinong, Rabu (23/9/2026). Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan, mengungkapkan, pihaknya menemukan bangunan “klaster mewah” yang dihuni beberapa warga binaan.

Berdasarkan pengamatan Ombudsman RI, di area tersebut terdapat lebih dari 10 rumah serta beberapa mobil mewah yang terparkir. Dia mengatakan, ketika tim Ombudsman RI berhasil masuk ke dalam salah satu rumah, ditemukan fasilitas layaknya apartemen, yakni dari ruang tamu, satu kamar, TV, kulkas, dan fasilitas lainnya.

“Kami menemukan beberapa lokasi hunian di sekitar lapas berupa bangunan terlihat seperti homestay dengan atap seng bercat warna biru dan ada seperti rumah klaster, di dalamnya berisi sofa, kulkas, TV, meja makan,” kata Syafrida dalam konferensi pers di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).

Syafrida mengatakan, Ombudsman RI juga menemukan adanya fasilitas fitness lengkap, hingga pembangunan simulator golf yang sedang berlangsung.

Tak hanya fasilitas mewah, Ombudsman RI menemukan celah keamanan yang rawan di Lapas Kelas IIA Cibinong karena terdapat akses keluar di bagian belakang rumah-rumah petak yang tidak terkunci dan terhubung langsung ke hutan bambu serta tempat pembuangan sampah.

Syafrida mengatakan, dari wawancara yang dilakukan, salah satu penghuni mengakui dirinya membayar sejumlah uang untuk mendapatkan fasilitas tersebut.  (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *