banner 728x250

Klaster Mewah Di Area Lapas Cibinong Kini Tinggal Puing

Eks Bangunan Klaster Mewah di Area Lapas Cibinong, Bogor (Foto/Ist)

Jakarta, Frekuensi Informasi – Puluhan bangunan klaster mewah di area Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, kini hanya menyisahkan onggokan puing. Bangunan yang dirobohkan, Rabu (30/9/2026) tersebut tinggal tumpukan puing, rangka besi, dan lembaran atap yang berserakan di lokasi.

Pantauan, Jumat (2/10/2026), area yang sebelumnya merupakan bangunan-bangunan mewah itu telah berubah menjadi hamparan material bekas. Puing-puing terlihat menumpuk di area. Pecahan dinding beton, kerangka baja ringan, seng, serta bagian atap yang telah roboh bercampur menjadi satu.

Bagian bangunan terlihat patahan beton hingga material usang. Namun akses jalan di sekitar lokasi masih dapat dilalui. Pepohonan yang berada di sekitar area tersebut juga masih berdiri, termasuk beberapa tanaman dalam pot yang terlihat berada di pinggir lokasi pembongkaran.

Kondisi itu menunjukkan proses pembongkaran telah mengubah kawasan yang sebelumnya dipenuhi bangunan elit kini menjadi lahan terbuka dengan sisa material bongkaran. Meski bangunan telah diruntuhkan, area tersebut belum sepenuhnya ditinggalkan. Bangunan yang telah dibongkar masih berada dalam pengawasan Inspektorat.

Pengawasan dilakukan setelah pembongkaran terhadap 10 dari 13 bangunan yang tadinya menjadi sorotan karena tidak memiliki izin alias ilegel.

Dengan kondisi bangunan yang telah rata dengan tanah, perhatian kini bergeser pada material dan kondisi area pascapembongkaran, termasuk bagaimana kawasan tersebut akan ditangani selanjutnya. Menurut salah seorang petugas, bangunan itu telah rata sejak dari kemarin.

“Sudah rata dari kemarin,” singkatnya. Sebelumnya, keberadaan bangunan hunian klaster mewah di lingkungan Lapas Kelas IIA Cibinong dirobohkan setelah Komisi XIII DPR RI mendesak Imipas dan Dirjenpas untuk membongkar bangunan itu, Rabu (30/9/2026).

Perabotan mewah kemudian diangkut dan disita sebagai barang bukti di Rupbasan (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara)

Pembongkaran kemudian dilakukan terhadap bangunan-bangunan tersebut. Kini, dua hari setelah pembongkaran, yang tersisa di lokasi bukan lagi bangunan, melainkan hamparan puing yang menjadi saksi perubahan drastis kawasan tersebut.

Salah satu petugas juga mengaku belum mengetahui lahan tersebut akan diperuntukkan untuk apa. “(Kondisi bangunan udah diratain terus ke depan rencananya akan jadi seperti apa itu lahannya?) Kalo rencana ke depan kami menunggu arahan dari pusat karena kami juga belum dapat arahan atau informasi dari pimpinan,” katanya.  (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *