banner 728x250

Hari Pertama Penerapan Kebijakan Plat Nomor Kendaraan  Ganjil Genap Isi BBM Subsidi, Ini Hasilnya

Antrean di SPBU Priv Bali (Foto/Ist)

Bali, Frekuensi Informasi – Meskipun Pempriv Bali mengeluarkan kebijakan pelat nomor ganjil genap untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti hari ini misalnya, yang diperbolehkan mengisi BBM hanya pelat ganjil, contoh: DK-4567-KA, namun antrean kendaraan masih panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (17/10/2026) pagi.

SPBU Banyuasri contohnya, antrean kendaraan roda dua mengular dan memutar hingga ke depan Pasar Banyuasri. Sementara kendaraan roda empat memanjang hingga sekitar satu kilometer.

Kemudian, di SPBU Kaliuntu, antrean kendaraan roda dua terpantau hingga 300 meter. Kondisi ini membuat pengendara harus menghabiskan waktu berjam-jam demi mendapatkan 2-3 liter BBM.

I Made, warga Desa Baktiseraga, Buleleng, mengatakan dirinya harus mengantre empat jam untuk mendapatkan 3 liter BBM.

“Dari jam 04.15 sampai 08.00. Parah banget antreannya,” kata Made ditemui di SPBU Kaliuntu, Buleleng.

Sementara itu, warga lainnya Rara mengaku harus menunggu semalaman di SPBU Gajah Mada, Buleleng. SPBU yang didatanginya sempat tutup pada pukul 01.00 Wita. SPBU tersebut baru kembali buka pada pukul 06.00 Wita.

“Dari kemarin nunggu jam 20.00 Wita, jam 01.00 tutup. Tadi jam 06.00 baru buka. Sekitar jam 04.00 saya ke sana lagi,” kata Rara. Berdasarkan pantauan, kendaraan dengan pelat nomor genap masih bisa mengisi BBM pada hari pertama penerapan aturan genap-ganjil.

Meski giliran pengisian pada Sabtu diperuntukkan bagi kendaraan berpelat nomor ganjil.

Sebelumnya, Gubernur Bali I Wayan Koster meminta agar pengisian BBM subsidi di SPBU menggunakan pola pelat nomor ganjil genap selama tiga hari, mulai hari ini hingga Senin (19/10/2026).

Inbauan tersebut disampaikan Pemprov Bali kepada Pertamina. “Pengisian BBM dengan menerapkan nomor polisi kendaraan ganjil genap, selama tiga hari, dimulai hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2026 sampai dengan hari Senin tanggal 19 Oktober 2026, mulai dengan pelat nomor ganjil pada hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2026,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Jumat (16/10/2026) malam. (IW) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *