Sunut, Frekuensi Informasi – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution Mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi pihak sekolah. Keluhan dan persoalan gedung pendidikan tersebut dia peroleh saat dirinya kunjungan kerja ke Desa Rintis, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, Jumat (16/10/2026).
Bobby bertemu dan mendengarkan keluhan masyarakat. Salah satu keluhan datang dari Ita, guru dari Taman Pendidikan Alquran (TPA) Raudhatul Athfal Ulumahuam. Dia mengungkapkan kondisi tempatnya mengajar yang memprihatinkan.
Selain atap bangunan yang bocor, sering kali monyet yang jatuh dari pohon masuk ke ruang belajar siswa. “Saya kadang menangis saat atapnya bocor, kasihan anak-anak Pak, kadang monyet yang jatuh dari pohon,” ujar Ita kepada Bobby, sebagaimana dikutip, Sabtu (17/10/2026).
Selain itu, Ita juga mengeluhkan fasilitas pendukung pembelajaran, seperti meja, papan tulis, dan alat musik, masih sangat terbatas. “Mereka juga tak punya alat musik dan mejanya sudah pada rusak,” kata Ita menambahkan.
Mendengar keluhan Ita, Bobby Nasution berjanji akan memberikan bantuan senilai Rp 100 juta untuk perbaikan infrastruktur TPA. “Alhamdulillah Pak Gubernur mau bantu, terima kasih banyak Pak,” ucap Ita.
Sementara itu, Bobby mengatakan, bahwa pembangunan fasilitas pendidikan merupakan bagian dari prioritas di masa kepemimpinannya.
“Kita akan bantu pembangunan rumah tahfiz yang ada di sini, tadi katanya sekitar Rp 100 juta, sama TPA juga yang kondisinya sudah cukup memperihatinkan, ini lembaga pendidikan perlu kita perhatikan,” kata Bobby.
Selain membantu fasilitas pendidikan, Bobby Nasution meminta pemerintah setempat mempercepat pendataan calon penerima bantuan program bedah rumah.
Ia menargetkan pendataan warga Desa Rintis rampung dalam waktu satu minggu. “Satu minggu saya harap sudah siap, waktu kita tidak banyak lagi, ada 15.000 kuota bedah rumah kita dari pusat, kalau tidak terpenuhi nanti dikurangin, jadi percepat pendataannya,” kata Bobby. (Pur)















