banner 728x250

Warga Tangsel Diserang ISPA Tembus 6.147 Orang dalam Sepekan Akibat Kualitas Udara Tidak Sehat

Warga Terpaksa Pakai Masker (Foto/Ist)

Tangerang, Frekuensi Informasi – Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencapai 6.147 dalam sepekan terakhir (27 September hingga 3 Oktober 2026).Hal itu disebabkan kualitas udara yang tidak sehat menjadi salah satu faktor pemicu utama penularan penyakit pernapasan di ruang publik.

“Sebenarnya karena terkait air quality index, Tangsel ini ada pada posisi unhealthy juga,” tutur dr. Allin saat ditemui wartawan di Kelurahan Jelupang, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (21/10/2026).

Allin menambahkan pergerakan kasus mingguan tersebut tidak bisa serta-merta disimpulkan sebagai lonjakan yang mengkhawatirkan. Karena, fluktuasi yang terjadi masih relatif identik dengan pola musiman pada bulan yang sama di tahun lalu.

Guna mencegah penularan yang meluas, masyarakat diimbau untuk konsisten menjaga daya tahan tubuh, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta membatasi diri dari paparan langsung udara tercemar.

Sebelumnya, Dinkes Kota Tangsel tengah memantau lonjakan kasus ISPA. Fenomena ini menjadi sorotan karena kenaikan jumlah kasus terjadi bersamaan dengan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang melintas di wilayah Tangsel.

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) per 9 September 2026, kasus ISPA di Tangsel melonjak 19,8 persen dalam sepekan.

Jumlah kasus meningkat dari 4.844 kasus pada minggu ke-34 menjadi 5.802 kasus pada minggu ke-35. Secara kumulatif, sejak 1 Januari hingga pekan ke-35 2026, total kasus ISPA di Kota Tangerang Selatan telah mencapai 148.370 kasus. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *