Kalsel, Frekuensi Informasi – Sebanyak tiga helikopter disiagakan di Pangkalan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 lewat udara.
Namun, evakuasi korban KM Virgo melalui jalur udara menghadapi sejumlah tantangan. Kecepatan Angin hingga 40 Knot menghambat efektivitas evakuasi lewat udara. Salah satu helikopter yang beroperasi, yakni: HS-1311 Panther milik TNI AL berhasil mengevakuasi empat jenazah dari lokasi operasi, Sabtu (26/9/2026) petang.
Dilansir dari BanjarmasinPost, Kapten Pilot HS-1311 Panther, Lettu Laut (P) Marthin, mengungkapkan kondisi angin di sekitar jalur penerbangan dan lokasi operasi SAR dapat mencapai 30 hingga 40 knot. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam penerbangan untuk mengevakuasi korban KM Virgo.
Meski menghadapi kondisi angin tersebut, Marthin bersama co-pilot tetap dapat melakukan pendaratan helikopter di helideck KRI I Gusti Ngurah Rai yang berada di Laut Jawa.
Kabut Asap Batasi Jarak Pandang Selain kondisi angin, pilot juga menghadapi kendala berupa kabut asap selama menjalankan misi evakuasi.
Kabut asap yang muncul akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyelimuti sejumlah wilayah yang dilalui dalam penerbangan. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pilot menjadi terbatas. Lettu Marthin mengatakan, selama sekitar empat hari menjalankan penerbangan di wilayah Banjarmasin, kondisi udara dipengaruhi asap.
“Cuaca selama melaksanakan penerbangan kurang lebih 4 hari di Banjarmasin, cuaca memang berasap. Jadi di ketinggian 1.000 feet ke atas kita jarak pandang sudah sangat minim, jadi kita terbang di bawah 1000 feet dan dengan jarak pandang kurang lebih 2 kilometer saja,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Basarnas memperpanjang operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari ke depan. Hingga Sabtu (26/9/2026) malam, sebanyak 172 dari total 243 penumpang telah ditemukan, sementara 71 orang masih dalam pencarian. Kemudian, dari 172 korban yang telah ditemukan, 108 orang selamat dan 63 orang tewas. (Han)















