banner 728x250

Lahan Gambut Sulit Dipadamkan, Tapi Upaya Pemadaman Terus Dilakukan Tanpa Ada yang Protes

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Dudung Abdurachman (Foto/Ist)

Jakarta, Frekuensi Informasi – Menanggapi keluhan negara tetangga terkait Asap Karhutla Indonesia, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Dudung Abdurachman memberitahukan mereka bahwa lahan yang terbakar adalah gambut, sehingga sulit dipadamkan.

“Ya memang dampaknya kan ke negara-negara tetangga. Makanya beliau sangat concern sekali. Karena memang banyak lahan-lahan gambut sih ya yang sulit untuk dipadamkan. Tetapi beberapa usaha-usaha yang kita lakukan, tentunya saya sebagai ketua pengarah untuk kebakaran hutan dan lahan ini, ini nanti akan dibahas oleh Bapak Presiden,” ujar Dudung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Dudung menyampaikan, personel dari TNI dan Polri sudah dikerahkan untuk memadamkan karhutla.

Hanya saja, dia mengakui bahwa lahan yang terbakar sangat luas. Dudung mengaku akan mengingatkan Prabowo bahwa karhutla di Indonesia sudah menjadi isu negara lain.

“Ya mudah-mudahan nanti ada arahan-arahan secara khusus dari Bapak Presiden, khususnya untuk penanganan yang secara insidentil ini ya,” ucapnya.

“Saya hanya melaporkan kepada Bapak Presiden presentasi yang sudah kita lakukan di daerah-daerah yang menjadi konsentrasi seperti Sumatera Selatan, Kalimantan, Kepulauan Riau dan sebagainya. Apa yang sudah ditangani, berapa persentase yang sudah dilaksanakan, kemudian langkah-langkah konkret yang nanti akan kita lakukan, mana yang menjadi prioritas. Karena ini kan sudah menjadi isu ke negara lain,” kata Dudung.

Sementara itu, Dudung tidak menjawab tegas saat ditanya apakah pemerintah akan menetapkan karhutla ini sebagai bencana nasional atau tidak. “Ya nanti kita lihat ya,” imbuhnya.

Diketahui, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim mengungkapkan pihaknya telah menghubungi Presiden Prabowo Subianto melalui telepon guna membahas penanganan kabut asap karhutla.

Hal ini menyusul kondisi kabut asap di Malaysia yang dinilai mengkhawatirkan dan bisa berdampak bagi kesehatan masyarakat. Negara lain, yakni Singapura pun menyatakan kesiapannya untuk membantu Indonesia menangani karhutla Indonesia. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *