Jakarta, Frekuensi Informasi – Bantuan itu sudah kita respons, kemudian, bagaimana teknisnya, Malaysia akan membantu tiga pesawat dengan 52 personel. Selain Malaysia, Singapura juga akan membantu penanganan karhutla di Tanah Air.
Demikian Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman merespon niat Singapura dan Malaysia membantu pemadaman karhutla di Idonesia.
Dudung mengatakan, pemerintah mempersilahkan negara-negara tetangga di ASEAN untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Bantuan dari Singapura kata dia sedang dikoordinasikan melalui Kepala Badan Nasionl Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi.
Terlepas membahas bantuan negara tetangga lanjut Dudung, pemerintah Indonesia telah mengerahkan puluhan pesawat dan puluhan ribu personel untuk penanganan karhutla.
Eks kepala staf TNI AD ini menambahkan, Presiden Prabowo Subianto juga memerintahkan peningkatan pengerahan personel TNI-Polri, dinas terkait, hingga masyarakat dalam penanganan karhutla. Prabowo pun memerintahkan peningkatan kapasitas operasi udara, termasuk penggunaan pesawat hercules untuk mendukung upaya penanganan karhutla.
“Tadi dikerahkan juga, diperintahkan kepada Panglima TNI, dry ice yang sekarang sudah dilakukan menggunakan pesawat casa, ini sudah diperintahkan menggunakan hercules,” ucap Dudung.
Diberitakan sebelumnya, Malaysia menjadi salah satu negara yang telah menyatakan kesiapannya membantu Indonesia menangani karhutla. Pemerintah Malaysia sebelumnya menawarkan pengerahan tiga pesawat serta 52 personel untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran di Indonesia.
Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi pada 19 September 2026 menyampaikan, Prabowo telah menyetujui tawaran tersebut dalam pertemuan mereka di Hambalang, Jawa Barat, sehari sebelumnya.
Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu mengatakan pada 10 Oktober 2026 bahwa dirinya telah menghubungi Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, Jumhur Hidayat, untuk menawarkan dukungan dalam penanganan kebakaran. Tawaran dari kedua negara tersebut muncul di tengah upaya Indonesia mengatasi karhutla yang berdampak pada kualitas udara di sejumlah wilayah. (Joe)















