Jakarta, Frekuensi Informasi – Hingga Kamis (22/10/2026) malam WIB, tim Merah Putih terus menambah koleksi medali emasnya hingga kini telah mengoleksi 13 emas, 17 perak, dan 36 perunggu. Jauh melebihi target tujuh medali emas yang ditetapkan di awal keberangkatan.
Prestasi kontingen Indonesia tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir. Dia mengaku bangga melihat kontingen Indonesia mampu melampaui target di Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya tersebut.
Rasa bangga tersebut dia sampaikan Erick Thohir saat mendampingi dan memberikan semangat kepada atlet Indonesia di Asian Para Games 2026 di Jepang.
“Alhamdulillah, hari ini Indonesia kembali mendapatkan emas. Dari target tujuh emas yang kita tetapkan, sekarang kita sudah melampauinya,” kata Erick dalam keterangan tertulis Kemenpora, Jumat (23/10/2026).
“Saya bangga dengan semangat juang para atlet kita. Mereka tidak berhenti ketika target tercapai, tetapi terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Ini menunjukkan mentalitas juara yang harus terus kita jaga. Keberhasilan ini juga semakin membuktikan bahwa atlet-atlet disabilitas Indonesia memiliki potensi luar biasa dan layak mendapatkan dukungan serta kesempatan yang sama untuk terus berprestasi,” kata Erik.
Selama berada di Nagoya, Erick mengunjungi sejumlah arena pertandingan untuk menyaksikan langsung perjuangan sekaligus memberikan dukungan kepada atlet Indonesia. Kehadirannya di arena pertandingan merupakan wujud komitmen pemerintah yang tidak hanya menetapkan target prestasi, tetapi juga mendampingi para atlet secara langsung dalam menjalankan tugas mereka membawa nama negara di pentas internasional.
“Para atlet sudah menjalani latihan panjang, menghadapi berbagai tantangan, dan sekarang berjuang membawa nama bangsa. Karena itu, pemerintah tidak boleh hanya hadir saat memberikan target atau ketika medali sudah diraih,” kata Erick. “Kita harus hadir bersama mereka dalam proses perjuangannya. Saya ingin para atlet merasakan bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Ada pemerintah, ada NPC, ada CdM, dan seluruh rakyat Indonesia yang mendukung mereka,” ujarnya.
Menteri 56 tahun itu menambahkan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan para atlet mendapatkan dukungan terbaik, baik selama masa persiapan maupun ketika bertanding di arena internasional.
“Di belakang setiap medali ada perjuangan atlet, pelatih, ofisial, NPC, CdM, dan dukungan pemerintah. Kekompakan ini harus terus kita pertahankan,” ucap Erick. “Karena yang kita bangun bukan sekadar keberhasilan di satu ajang, tetapi fondasi prestasi olahraga Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tuturnya. (Joe)















