banner 728x250

Pemerintah Langsung Hentikan Impor Setelah Harga Singkong Anjlok

Harga Singkong Anjlok, Pemerintah Hentikan Inport (Foto/Ist)

Lampung, Frekuensi Informasi – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menerima keluhan para petani di Lampung bahwa harga singkong anjlok hingga Rp.700/kg. Keluhan itu disampaikan langsung petani kepada Menteri Pertanian dalam Puncak Peringatan Hari Tani Nasional di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Minggu (25/10/2026).

Amran juga mengaku telah melaporkan keluhan para petani itu ke Presiden Prabowo Subianto. Presiden kata Amran memerintahkan untuk menghentikan impor singkong.

“Pak, ada impor masuk. ‘Pak Menteri, umumkan hari ini. Mulai detik ini, hentikan impor dari negara lain’,” ujar Amran meniru perintah Prabowo kepada dirinya dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2026).

Pemberhentian impor dari negara lain dilakukan sebagai upaya melindungi singkong dari petani lokal agar tidak terus jatuh harga. Di sisi lain, pemerintah juga berusaha mewujudkan keinginan para petani tentang kenaikan harga singkong.

Kini, kata Amran, harga singkong di Lampung sudah mengalami peningkatan menjadi Rp 3.000 per kg berkat impor ditekan. “Kami pro pada petani Indonesia, khususnya petani singkong Lampung,” sambung dia.

Amran bilang, menjaga harga hasil panen merupakan salah satu cara pemerintah melindungi para petani agar usahanya bisa terus berkembang. Sebab, jika harga hasil panen terus merosot, dikhawatirkan banyak petani yang memilih gulung tikar.

Padahal di sisi lain, singkong menjadi salah satu komoditas pangan penting yang dibutuhkan masyarakat. Tak hanya penghentian impor singkong, dalam membantu petani, pemerintah juga menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen dan menambah volumenya.

Dengan turunnya harga pupuk bersubsidi, diharapkan biaya produksi para petani singkong dapat berkurang. (Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *