banner 728x250

Gempa M 7,7 di Panama, Kemenlu Pastikan Seluruh WNI Aman 

Plt Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu Heni Hamidah (Foto/Ist)

Jakarta, Frekuensi Informasi – “Berdasarkan pemantauan KBRI Panama City, seluruh WNI di wilayah akreditasi saat ini terpantau berada dalam kondisi aman,” kata Plt Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu Heni Hamidah, kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Heni Hamidah, seluruh warga negara Indonesia (WNI) dalam kondisi aman usai gempa bermagnitudo 7,7, mengguncang Panama, Jumat (9/10).

Berdasarkan catatan Kemlu, terdapat 52 WNI di Panama dan 11 WNI di Kosta Rika diketahui aman. KBRI Panama City kata Heni telah berkoordinasi terkait perkembangan situasi dan menyampaikan imbauan keselamatan kepada para WNI.

“KBRI Panama City akan terus memantau perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan seluruh WNI,” ujar dia. Kemlu meminta seluruh WNI di wilayah tersebut agar menghubungi hotline KBRI Panama City melalui +507-6354-09

Menurut pemantauan Kemlu RI, gempa ini berpusat di wilayah tengah-selatan Panama dengan pusat gempa sekitar Pitaloza Arriba, Provinsi Herrera. “Otoritas terkait di Panama melaporkan bahwa sempat terdapat gempa susulan bermagnitudo 5,2 SR dan masih terus dilakukan pemantauan atas dampak serta kerusakan yang ditimbulkan,” ujar Heni.

“Sejumlah layanan transportasi dan fasilitas umum sempat dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan keselamatan, sementara layanan bus kota dan bandara telah beroperasi kembali,” pungkas dia. Diberitakan sebelumnya, gempa bumi besar bermagnitudo 7,7 mengguncang Panama, pada Jumat (9/10/2026).

Bencana ini memicu kepanikan massal di ibu kota hingga menyebabkan kerusakan bangunan di wilayah tengah. Dampak gempa memicu potensi tsunami untuk Panama, serta peringatan gelombang lebih kecil, tetapi berbahaya di sepanjang pesisir negara-negara Amerika Latin dan Pasifik Selatan lainnya.

Presiden Panama Jose Raul Mulino melalui unggahan di platform X mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. “Peristiwa ini tidak boleh dijadikan alasan untuk memicu kepanikan dan kekacauan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia sudah meminta laporan terkait kerusakan yang terjadi.  (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *