banner 728x250

Gangguan Pasokan Air di 10 Kelurahan akan Mendapat Kompensasi 10 Persen Berupa Pemotongan Tagihan

Foto: Irene Putri Selaku Commercial and Marketing Vice President PAM Jaya (Foto/Ist)

Jakarta, Frekuensi Informasi – Bentuk tanggung-jawab, PAM Jaya memberikan kompensasi kepada pelanggan terdampak Gangguan layanan air

berupa potongan 10 persen tagihan. Setidaknya 2 wilah terdampak, yakni: Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Utara (Jakut) akan mendapat kompensasi.

Irene Putri selaku Commercial and Marketing Vice President PAM Jaya mengakui gangguan berdampak pada 10 kelurahan di wilayah Jakbar dan Jakut. Total ada 44.872 pelanggan yang merasakan.

“Ada 10 kelurahan yang terdampak, yaitu di Kampung Muara, Kamal Muara, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Rawa Buaya, Kalideres, Pegadungan, Tegal Alur, Duri Kosambi, dan juga Kamal,” kata Irene di Kantor PAM Jaya, Jakarta, dikutip frekuensiinformasi.com, Jumat (18/9/2026).

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, PAM Jaya memberikan kompensasi sesuai Surat Keputusan Direksi Nomor 264. Kompensasi diberikan kepada pelanggan kelompok rumah tangga sangat sederhana dan sederhana atau kelompok 2A1 dan 2A2.

“Kami memberikan kompensasi kepada 44.872 pelanggan yang terdampak di 10 kelurahan, dengan total kompensasi yang diberikan oleh PAM Jaya mencapai Rp 555 juta kepada 44.872 pelanggan tersebut,” ujarnya.

Besaran kompensasi yakni 10 persen dari nilai tagihan. Namun, terdapat batas minimal dan maksimal kompensasi yang diberikan.

“Sebesar 10% dari nilai tagihan, dengan minimum Rp 10.000, maksimum Rp 50.000. Kompensasi diberikan dalam bentuk potong tagihan di tagihan berikutnya,” lanjutnya.

Irene menambahkan kompensasi akan otomatis diberikan pada tagihan bulan berikutnya. Dengan demikian, pelanggan terdampak akan mendapatkan potongan pada tagihan Oktober 2026.

“Kalau misalnya sekarang bulan September, berarti kompensasinya akan diberikan di tagihan di bulan Oktober. Bentuknya adalah potongan dari tagihan di bulan Oktober, 10% dari tagihan di bulan Oktober atau minimum Rp 10.000, maksimum Rp 50.000,” tuturnya.

Selain memberikan kompensasi, PAM Jaya melakukan rekayasa pengaliran air untuk menjaga suplai kepada pelanggan terdampak.
Direktur Teknik PAM Jaya Santika mengatakan proses rekayasa aliran membutuhkan waktu karena air harus mengalir melalui jaringan perpipaan sebelum sampai ke pelanggan.

“Insyaallah bisa dirasakan nanti oleh para pelanggan, maksimal di 2 x 24 jam. Mudah-mudahan lebih cepat. Karena memang air itu unik. Ketika kita melakukan rekayasa, tidak langsung diterima oleh pelanggan. Butuh berjalan dan mengalir di dalam pipa,” kata Santika.

Selama proses tersebut, PAM Jaya menyiagakan 72 mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air warga.

Pelanggan yang membutuhkan bantuan mobil tangki dapat menghubungi layanan PAM Jaya di 1500223. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam dan diberikan secara gratis.

“24 jam kami standby dan gratis, tidak dipungut biaya sama sekali sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dari PAM Jaya,” imbuhnya. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *