banner 728x250

312 Siswa Di Pasuruab Dipulangkan Akibat Diserang Influenza dan ISPA

Siswa Dipulangkan Akibat Serangan Influenza dan IDPA (Foto/Ist)

Pasuruan, Frekuensi Informasi – Sebanyak 312 siswa di lingkungan sekolah dan asrama diserang influenza secara tiba-tiba dengan penularan cepat. Akibat penyebaran influenza dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang terjadi di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan, Jawa Timur tersebut, para siswa terpaksa dipulangkan kerumah masing-masing.

Pemulangan dilakukan untuk mencegah penularan lebih luas sekaligus memberikan kesempatan kepada pihak sekolah melakukan sterilisasi menyeluruh di ruang belajar dan asrama. Kepala SRT 2 Kota Pasuruan Yuli Prihatini mengatakan, keputusan memulangkan seluruh siswa diambil setelah puluhan siswa mengalami flu berat disertai demam tinggi.

“Dengan pertimbangan kesehatan siswa dan kondisi penularan yang cepat tersebut akhirnya kami memulangkan seluruh siswa 312 untuk belajar di rumah,” jelas Yuli kepada Kompas.com, Minggu (27/9/2026).

70 Siswa Sempat Alami Flu Berat Sebelum seluruh siswa dipulangkan, terdapat 70 siswa yang mengeluhkan flu berat disertai demam tinggi.

Bahkan, 12 siswa harus dilarikan ke UGD RSUD dr. Soedarsono untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut pada Jumat (18/9/2026). Yuli mengatakan, pihak sekolah terus memantau kondisi kesehatan siswa meski mereka telah berada di rumah masing-masing

“Meski sudah kami pulangkan ke rumah masing-masing, dari pihak sekolah tetap memantau setiap harinya dan meng-update kondisi kesehatan anak-anak,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, jumlah siswa yang masih mengalami flu berat dan demam kini turun menjadi 20 anak dari sebelumnya 70 anak.

Siswa Bersiap Kembali ke Asrama Pihak sekolah berencana mengembalikan para siswa ke asrama pada Selasa (29/9/2026). Namun, pihak sekolah tetap memastikan kondisi kesehatan siswa sebelum mereka kembali ke asrama. “Rencananya, siswa akan kembali masuk asrama pada hari Selasa esok (29/9/2026). Namun tetap kami memastikan mereka sudah sehat,” ujarnya.

Selama siswa dipulangkan, pihak sekolah melakukan pembersihan di seluruh lingkungan SRT 2 Kota Pasuruan.

Pembersihan dilakukan mulai dari ruang kelas, asrama, dapur hingga ruang pertemuan. “Kami semprot desinfektan, ruang belajar dibersihkan, lalu berpindah membersihkan asrama,” pungkasnya. Sebanyak 312 siswa yang tinggal di asrama dan belajar di SRT 2 Kota Pasuruan terdiri dari 48 siswa sekolah dasar (SD), 163 siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 101 siswa sekolah menengah atas (SMA).  (Tot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *