Bandung, Frekuensi Informasi – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).
Selain pimpinan dua institusi pertahanan tersebut, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R, serta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali juga dikukuhkan sebagai anggota kehormatan Korpasgat.
Upacara penganugerahan tersebut dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono didampingi Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis di Markas Komando (Mako) Korpasgat, Bandung, pada Senin (26/10/2026).
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) Marsma TNI Feri Yunaldi mengatakan, Korpasgat menegaskan komitmen penguatan sinergi dan soliditas lintas matra.
Selain itu, pengangkatan itu bukan sekadar seremoni simbolis belaka, melainkan cerminan nyata dari eratnya ikatan kelembagaan serta tekad bersama dalam menghadapi berbagai dinamika tantangan bangsa ke depan.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan aksi mendebarkan dari para prajurit Baret Jingga Korpasgat. Melalui demonstrasi Airborne Raid, pasukan khusus kebanggaan TNI AU tersebut memukau hadirin dengan memperagakan infiltrasi menggunakan wingsuit dan free fall, pemanfaatan paramotor serta paratrike, hingga integrasi teknologi modern berupa drone surveillance dan drone kamikaze.
Aksi taktis berlanjut dengan serbuan cepat menggunakan kendaraan taktis dan ditutup oleh prosesi eksfiltrasi presisi tinggi menggunakan metode Airborne Tactical Extraction Platform yang melibatkan Helikopter NAS-332 Super Puma. Seluruh rangkaian manuver tersebut sukses memperlihatkan paduan optimal antara ketepatan taktik, penguasaan teknologi mutakhir, dan mobilitas tinggi prajurit di medan laga.
Usai menyaksikan demonstrasi kemampuan tempur tersebut, kelima pejabat tinggi secara resmi menerima atribut kehormatan berupa Baret Korpasgat, Brevet Komando, Brevet Terjun Bebas Tempur (TBT), Brevet Anti Teror Lawan Bajak Udara (Albara), serta Pisau Komando Korpasgat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, kelima pimpinan tinggi tersebut menyempatkan diri menuliskan pesan dan kesan mendalam bagi prajurit Korpasgat. Pesan-pesan motivatif tersebut diharapkan mampu membakar semangat juang serta mendorong prajurit Baret Jingga untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan kehormatan satuan dalam setiap penugasan. (Sugi)















