Banten, Frekuensi Informasi – Tidak ada militerisasi. Ini jelas penguatan karakter dan pembinaan anak-anak supaya jadi baik, disiplinnya bagus, dan tidak ada tawuran, kata Kadisdikbud Provinsi Baten, Jamaluddin, Senin (28/9) terkait rencana siswa yang bermasalah akan dikirim ke barak TNI.
Menurut Jamaluddin, rencana pengiriman siswa bermasalah ke barak TNI bukan merupakan bentuk militerisasi, melainkan pembinaan karakter, dusiplinnya bagus, dan tidak ada tawuran.
Jamaluddin menjelaskan, pemilihan barak TNI sebagai tempat pembinaan murni mempertimbangkan ketersediaan fasilitas dan efisiensi anggaran dan yang utama pertimbangan masa depan anak.
“Ini sebetulnya soal pemilihan tempat saja. Kalau di hotel kan mahal. Kalau di gunung juga riskan. TNI memiliki fasilitas lapangan yang luas serta sarana dan prasarana yang lengkap untuk anak-anak belajar,” jelas Jamal.
Ia menekankan bahwa materi pembinaan yang diberikan akan mengadopsi pendekatan kegiatan pramuka, bukan pelatihan militer. “Tidak ada militerisasi atau hal semacam itu. Ini pembinaan, sifatnya seperti kegiatan Pramuka,” kata Jamaluddin.
Ke depannya, lanjut Jamaluddin, program pembinaan karakter ini tidak hanya diperuntukkan bagi siswa yang bermasalah. Siswa lain yang tidak bermasalah juga berkesempatan mengikuti program serupa.
“Anak yang tidak bermasalah juga bisa saja dikirim. Artinya, program ini sifatnya pembinaan karakter secara umum,” tuturnya. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menekan angka keterlibatan siswa pada aksi negatif seperti tawuran, perundungan (bullying), dan kekerasan di lingkungan sekolah.
“Siswa diajarkan belajar mandiri dan disiplin, intinya itu. Jadi, tidak ada kaitannya dengan militerisasi,” tegas Jamaluddin.
Sebelumnya, rencana pengiriman siswa SMA/SMK sederajat ke barak TNI di Provinsi Banten ini dijadwalkan mulai berjalan pada Oktober 2026. Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan tiga lokasi pembinaan, yakni Yonif 320/Badak Putih di Pandeglang, Batalyon Kavaleri 9 di Kota Tangerang Selatan, dan Grup 1 Kopassus di Kota Serang. (Joe)















