banner 728x250

Kisah Pilu Seorang Petugas Pelayan Masyarakat Datang Dari Kota Bekasi

Seorang Warga Memberi Bantuan Nasi Bungkus dan Air Mineral Kepada Petugas Satpol PP (Foto/Diskominfo)

Kota Bekasi, Frekuensi Informasi – Kisah pilu yang jauh menyentuh lubuk hati sempat mengisi linimasa media sosial, sekaligus membuka sisi kelam perjuangan para pelayan masyarakat. Seorang pria lanjut usia yang mengenakan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi tampak dalam kondisi linglung, kelaparan, dan setengah sadar di area depan Stasiun Bekasi, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan cerita warga yang menolongnya, anggota Satpol PP tersebut diketahui mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor. Ia kebingungan, tak mengetahui arah pulang, dan sangat lemah. Sosok yang setiap hari bertugas menegakkan peraturan daerah serta menjaga ketertiban umun di jalanan itu, kini justru membutuhkan pertolongan orang lain.

Kisah ini pun memantik perhatian publik. Dibalik ketegasan saat bertugas, tersimpan kenyataan pahit bahwa mereka pun manusia biasa yang tak luput dari sakit, musibah, maupun ujian hidup.

Menanggapi beredarnya informasi tersebut, Sekretaris Satpol PP Kota Bekasi, Amsiyah membenarkan identitas pria itu sebagai anggota di lingkungan kerjanya (Satpol PP).

“Benar, yang bersangkutan adalah anggota kami. Berdasarkan hasil pemeriksaan, beliau sedang dalam kondisi sakit sehingga menyebabkan linglung dan tidak mengenali arah pulang. Saat ini beliau sudah kami jemput dan dibawa ke fasilitas kesehatan bersama keluarga untuk mendapatkan perawatan,” kata Amsiyah dalam rilis pers, Kamis (20/8/2026).

Pihaknya pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga masyarakat yang sigap menolong dan melaporkan kejadian tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi dan jajaran Satpol PP, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga yang telah menolong anggota kami. Ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian antar sesama masih sangat tinggi di Kota Bekasi. Kami juga berharap masyarakat terus bersinergi dengan kami, baik dalam menjaga ketertiban maupun menegakkan nilai-nilai kemanusiaan,” harapnya.

Saat ini, Satpol PP Kota Bekasi bersama keluarga terus melakukan pendampingan dan pemantauan kondisi kesehatan anggota tersebut. Pemerintah Kota Bekasi, kata Amsyah, berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan yang dibutuhkan.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam dinas yang mereka kenakan, ada sosok manusia yang mengabdi, namun juga memiliki keterbatasan dan kerentanan. Ketika mereka sedang tidak mampu berdiri tegak, kehadiran, kepedulian sesama adalah hal yang paling berharga. (M. Aritonang)

Kisah Pilu ini Dikutip dari Rilis Diskominfostandi Kota Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *