banner 728x250

Tim Gabungan Dittipidnarkoba dan BNN Gerebek Kelab Malam di PIK, 9 Orang Positif Narkoba

Petugas Gabungan Grebek Kelab Malam di PIK (Foto/Ist)

Jakarta, Frekuensi Informasi – Kelab malam di PIK digrebek tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Sabtu (17/10/2026).

Operasi tersebut dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Parluhutan Siagian dan Plt Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi.

Dua Kesatuan itu mengerahkan 462 personel untuk melakukan operasi penertiban narkotika di sejumlah kelab malam di Jakarta Timur, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara, dan PIK 2, Kosambi, Tangerang.

Berdasarkan siaran pers Polri, operasi gabungan tersebut berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.
Hasilnya, aparat menjaring sembilan orang yang positif menggunakan narkoba, terdiri dari tiga di Jakarta Timur dan enam di PIK. Mereka selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN RI untuk menentukan apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba.

Ivan mengatakan, sebanyak 462 personel yang dikerahkan terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN. Personel dibagi menjadi dua kelompok operasi

Kelompok pertama bertugas di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan kelompok kedua menyasar kawasan PIK 1 dan PIK 2. Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa pengunjung serta sejumlah lokasi yang dicurigai berkaitan dengan penyimpanan narkotika.

Tes urine dilakukan terhadap pengunjung yang kedapatan membawa barang bukti narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan sembilan orang positif mengandung indikasi penggunaan etomidate dan amfetamin atau sabu berdasarkan tes urine.

Dalam kegiatan di PIK 1, tim gabungan tiba sekitar pukul 00.35 WIB.

Petugas disebut menyampaikan terlebih dahulu tujuan pemeriksaan kepada pengunjung, sebelum akhirnya memeriksa orang, barang bawaan, meja, kursi, serta ruangan, termasuk area karaoke. Sementara itu, operasi di PIK 2 berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB pada Minggu dini hari

Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pengunjung membawa cartridge pods, yang menurut laporan terdiri atas tiga warga negara asing asal Tiongkok dan dua perempuan warga negara Indonesia.

Sembilan orang yang hasil tes urinenya positif selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Proses tersebut dilakukan untuk mencari tahu, apakah mereka merupakan pengguna, atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *