banner 728x250

Besok 14 September, BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang, Ini Wilayahnya

Ramalan Cuaca BMKG (Foto/Ist)

Jakarta, Frekuensi Informasi – Dilansir dari rilis resmi BMKG, Kamis (10/9/2026), dalam 10 hari terakhir, titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi masih terkonsentrasi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Papua Selatan. Untuk, Senin (14/9/2026), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang.

BMKG mengatakan, kondisi kering dipengaruhi El Nino yang masih sangat kuat, dengan anomali suhu muka laut Nino 3.4 mencapai +2,74 derajat Celsius pada Dasarian III Agustus 2026.

Meski demikian, hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi secara lokal.

Pada 11–17 September 2026, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian Sumatera, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.

Masyarakat perlu tetap mewaspadai hujan lebat secara lokal sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan di wilayah yang masih kering.

Lantas, wilayah mana saja yang berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada Senin, 14 September 2026?

Dilansir dari unggahan akun Instagram resmi BMKG, Minggu (13/9/2026), berikut wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada Senin, 14 September 2026.

1. WIlayah hujan intensitas sedang hingga lebat:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Kepulauan Riau

2. Wilayah berpotensi angin kencang:

  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Utara
  • Sumatera Selatan dan
  • Papua Barat Daya.

Imbauan BMKG BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kecukupan cairan, menggunakan tabir surya, serta menghemat air selama musim kemarau. Kewaspadaan terhadap kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan juga perlu ditingkatkan dengan tidak membakar sampah atau membuka lahan sembarangan.

Meski kemarau masih dominan, hujan ringan hingga sedang yang disertai petir dan angin kencang tetap berpotensi terjadi secara lokal. Masyarakat perlu mewaspadai pohon tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir serta menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan rapuh saat cuaca buruk. Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dapat dipantau melalui laman BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *