banner 728x250

Makanan “Fresh” Bisa Nambah, Kepala BGN Menyebut Siswa Lebih Senang Makan MBG Prasmanan

Uji Coba MBG Prasmanan (Foto/Ist)

Jakarta, Frekuensi Informasi – Uji coba MBG prasmanan sudah dilakukan dan akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026. Diharapkan ada 5.000 titik uji coba MBG prasmanan untuk memastikan kebaikannya. Demikian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.

Menurutnya, berdasarkan uji coba pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan, siswa mengaku lebih senang. Pasalnya, makanan yang disajikan lebih fresh. Bahkan, jika masih ada sisa di prasmanannya, siswa jadi bisa nambah.

Kalau diperhatikan berdasarkan piloting yang seminggu ini kata Sudaryono, terlihat hasilnya dari sisi tingkat kehabisannya lebih bagus. Kemudian freshness dari makanan yang disajikan lebih baik, lebih hangat. Terus antusiasme siswanya juga lebih senang, karena selain porsi yang dia dapat, kalau masih ada sisa masih bisa nambah.

Hanya saja, Sudaryono menyebut BGN masih mencari sisi negatif dari pelaksanaan MBG prasmanan. Dia menyampaikan, sekolah pasti juga butuh edukasi untuk melaksanakan MBG prasmanan di tempatnya. BGN juga perlu memikirkan berapa tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Enggak bisa sat set kita datang ke situ, terus kita berharap siswanya pasti paham,” ucapnya.

Kemudian kata Sudaryono, BGN turut mempertimbangkan perbedaan menu bagi siswa SD. Menurutnya, anak yang lebih kecil pasti memiliki pola makanan yang berbeda.

Misalnya prasmanan di SD kelas 1 kelas 2 lanjut dia, pasti beda sama SD kelas 6 dan kelas 5. Kelas 1 kelas 2 masih kecil-kecil, itu beberapa hal yang memang secara teknis harus disolve.

Sementara itu, Sudaryono ingin uji coba MBG prasmanan ini terus berlanjut hingga akhir 2026. Dia berharap ada 5.000 titik uji coba MBG prasmanan. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *