banner 728x250

Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi

Pelantikan Bupati Kabupaten Bekasi (Foto/Ist)

Kab. Bekasi, Frekuensi Informasi – dr. Asep Surya Atmaja resmi dilantik menjadi Bupati Bekasi masa bhakti 2025‑2030 menggantikan Ade Koswara Kunang yang terjerat kasus korupsi. Pelantikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berlangsung, Jumat (23/10/2026) di Bandung Jawa Barat.

Setelah dilantik, Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja kepada wartawan mengatakan komitmennya memprioritaskan pelayanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dalam pernyataannya, dr. Asep berjanji akan melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan sebelumnya dengan visi Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera. Meski demikian, ia akan menetapkan skala prioritas pada kebutuhan dasar masyarakat, yakni, kesehatan dan infrastruktur.

“Alhamdulillah, hari ini saya sudah definitif menjadi Bupati Bekasi. Saya akan melanjutkan program‑program sebelumnya dengan tagline Bangkit, Maju, dan Sejahtera. Tetapi, ada skala prioritas, di antaranya kesehatan dan infrastruktur,” kata Asep.

Jebolan Displin ilmu kesehatan, dr. Asep mengaku konsen pada akses pelayanan kesehatan. Ia menargetkan mulai tahun 2027 tidak ada lagi warga yang kesulitan berobat karena biaya pengobatan. Mengoptimalkan kepesertaan BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan program berkelanjutan.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Bekasi juga akan berusaha agar kedepan status kabupaten Bekasi menjadi wilayah Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

“Insya Allah bulan depan kita akan menjadi UHC Prioritas. Jadi, siapa pun yang sakit harus bisa langsung mendapatkan layanan melalui BPJS. Kemarin kita belum berstatus prioritas, sekarang saya akan berupaya agar bulan depan bisa menjadi prioritas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kemudahan akses kesehatan harus sampai ke tingkat bawah, yaitu puskesmas dan klinik di setiap wilayah. Seluruh warga dipastikan kepesertaan jaminan kesehatan tetap aktif agar bisa memanfaatkan layanan sesuai ketentuan.

Selain bidang kesehatan dan infrastruktur, dr. Asep juga menyampaikan rencana penataan wilayah, termasuk penertiban bangunan liar. Ia menegaskan bahwa penertiban akan mengedepankan pendekatan secara persuasif yang didahului komunikasi yang humanis namun tetap tegas.

“Bupati harus berani, tetapi organisasi kemasyarakatan dan masyarakat juga harus bersama‑sama memahami. Selama ini saya mengedepankan pendekatan persuasif terlebih dahulu. Kalau sudah diajak bicara dengan baik tetapi tidak mau, penertiban tetap dilakukan demi kepentingan umum,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron menyambut baik pelantikan dr. Asep Surya Atmaja. Ia berharap amanah kepemimpinan ini dapat dijalankan dengan baik sehingga program‑program pembangunan yang telah direncanakan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Kita doakan dr. Asep yang diberi amanah memimpin Kabupaten Bekasi pada sisa masa jabatan ini diberikan kesehatan dan kemampuan, serta bisa menyukseskan visi pembangunan yang berkelanjutan,” kata Ade Sukron.

Ade Sukron berpesan, masukan dari Gubernur Jawa Barat dalam acara pelantikan dapat menjadi catatan evaluasi bagi pemerintah Kabuoaten Bekasi untuk mengoptimalkan perencanaan pembangunan, terutama dalam hal penataan wilayah, infrastruktur, pembangunan sekolah, dan puskesmas. (M. Aritonang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *